Menu Close

"BURU" Film Dokumenter Terfavorit Festival Film Purbalingga 2019

Film “BURU” dinobatkan sebagai pemenang Film Terfavorit dalam ajang penghargaan Festival film Dokumenter Purbalingga, pada Sabtu malam, 3 Agustus 2019.

Kami Keluarga Besar Sekber’65 sangat bersyukur atas terpilihnya Film “BURU” menjadi Film Terfavorit. Dengan kemenangan film yang bercerita tentang para tahanan politik tragedi 1965/66 yang mendekam di Pulau Buru ini, semoga mampu membuka tabir sejarah Bangsa ini. Seburuk dan sehitam apapun, sejarah harus diungkap secara jujur….selengkapnya

Firman Fajar Wiguna (Igun)

Pelajar Pemenang Nominasi Film Dokumenter Terbaik diajang FPP

“Film SUM, mengangkat kisah Suminah Mantan aktifis BTI”

Firman Fajar Wiguna atau biasa dipanggi Igun, pelajar SMA Negeri 2 Purbalingga, yang saat ini duduk di kelas XII adalah sineas muda dari Purbalingga yang berhasil memenangkan nominasi film Dokumenter terbaik di ajang Festival Film Purbalingga (FFP) 2018 pada malam Penganugrahan yang digelar pada Sabtu malam, tanggal 4 Agustus 2018, di Alun-alun Purbalingga. FFP adalah program Festival tahunan CLC Purbalingga selain diseminasi, perpustakaan, dan dialog kebudayaan, yang diaplikasikan dalam bentuk workshop (penulisan, pembuatan film, dsb), diskusi, pemutaran film regular, dan banyak lainnya, yang ditujukan untuk membangun budaya baru menonton film bagi masyarakat Purbalingga dan Banyumas Raya pada umumnya, serta…….selengkapnya

Toleransi Agama-Agama Di dalam Perspektif Penghayat Kepercayaan Agama Jawa 

Keputusan MK No. 97/PUU-XIV/2016

Oleh: Ali Ridwan, S.PdI

Perlu diketahui di Surakara dari tahun ke tahun Paguyuban, perkumpulan, kejiwaan, kerohanian, kebatinan dan paranormal yang termonitor, terbina, terfasilitasi oleh Bakorpakem ada 30 Paguyuban, tentunya tentang eksisnya pasang surut. Perlu diketahui juga sebenarnya ditanah jawa ini dari nama kuno-makuni ja-ma-ju-ja itu sudah ada agama, yang disebut AGAMA JAWA, AGAMA TANPA KITAB TANPA NABI.

Merujuk disertasi Prof.Dr.Suwardi Endraswara, M.Hum., yang sudah diuji dihadapan para penguji secara akademis, “AGAMA JAWA” itu ADA, NYATA, dan EKSIS berkesinambungan sampai sekarang. Menurut Prof. Dr. Suwardi Endraswara, M.Hum jauh sebelum era Hindu-Buddha masuk ke Nusantara, yang artinya sangat jauh sebelum era Islam masuk ke Nusantara…..selengkapnya

Welcome to Our Site

Got it!
X